Kepada pemilik tulang rusuk ku..
Dari yang mencintaimu..
wahai diri yang selalu ku rindukan.. dimanakah gerangan dirimu..
hadirmu adalah hal yang selalu aku dambakan. Melihat raga dan menatap mata mu
akan menjadi hal yang selalu aku impikan.
Wahai pendampingku kelak.
.
Aku disini menunggu mu .. aku disini berusaha memperbaiki
pribadiku agar kelak aku adalah seorang wanita yang selalu kau nantikan dalam
penantian panjangmu..
Lelakiku..
Tuhan menciptakan manusia berpasang pasangan.. maka jangan lah
takut jika kau belum menemukan pasangan mu sekarang. Sesungguhnya tuhan sedang
membiarkan dirimu untuk mencapai kesuksesanmu agar kau dapat membahagiakan
tulang rusuk mu yang hilang itu.
Kepada lelaki yang akan mendampingiku kelak, kepada lelaki yang
akan menjadi ayah bagi anak anak ku kelak.
Aku selalu berharap bahwa dirimu lah yang akan menuntun diriku
menuju jalan-Nya yang akan mengajarkan jiwa juang kepada anak anak kita kelak.
Seiring dengan berjalannya waktu, mungkin aku tak secantik
diriku dulu saat pertama kali kita bertemu. Kulit ku akan mengkerut, rambutku
akan memutih, dan aku takan menjadi bidadarimu yang tubuhnya sempurna. Setelah aku
mengandung anak mu nanti , tubuh ku akan berubah. Maaf jika nanti aku tak
secantik pertama kali kita bertemu. Pada saat itu yang terpikir oleh ku dan apa
yang akan kulakukan nanti hanyalah bagaimana cara ku mendidik anak kita tumbuh
menjadi seorang pemimpin seperti dirimu.
Wahai lelaki yang sedang menunggu hadirnya belahan jiwa…
Ketahuilah bahwa wanita yang baik tercipta bagi laki laki yang
baik pula. Oleh karena itu siapkan lah dirimu bagi belahan jiwa mu.
Tertanda, wanita yang menunggu kehadiran mu..
:)
BalasHapus